Membandingkan Nilai Perubahan Entalpi (ΔH°)
Perhatikan tabel beberapa reaksi beserta nilai perubahan entalpinya.
| No | Reaksi | Jenis ΔH° | ΔH° (kJ/mol) |
|---|---|---|---|
| 1 | H₂(g) + ½ O₂(g) → H₂O(l) | Pembentukan | −285,8 |
| 2 | CH₄(g) + 2O₂(g) → CO₂(g) + 2H₂O(l) | Pembakaran | −890,3 |
| 3 | C₂H₅OH(l) + 3O₂(g) → 2CO₂(g) + 3H₂O(l) | Pembakaran | −1367 |
| 4 | HCl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H₂O(l) | Penetralan | −57,3 |
| 5 | CaCO₃(s) → CaO(s) + CO₂(g) | Penguraian | +178,3 |
| 6 | N₂(g) + O₂(g) → 2NO(g) | Pembentukan | +180,5 |
📋 Tugas Siswa
A. Mengelompokkan Reaksi
Kelompokkan reaksi di atas menjadi:
- Reaksi eksoterm
- Reaksi endoterm
B. Menganalisis Nilai ΔH
Jawablah pertanyaan berikut.
- Reaksi manakah yang melepaskan energi paling besar?
- Reaksi manakah yang memerlukan energi?
- Mengapa semua reaksi pembakaran pada tabel memiliki ΔH negatif?
- Mengapa penguraian batu kapur memiliki ΔH positif?
C. Berpikir Kritis
Menurutmu,
mengapa nilai ΔH pembakaran metana dan etanol berbeda, padahal keduanya sama-sama bahan bakar?
Diskusikan bersama kelompokmu.
D. Challenge
Urutkan keenam reaksi tersebut dari yang paling banyak melepaskan energi hingga yang paling banyak menyerap energi.